Wednesday, October 10, 2018

Cara menjadi desain grafis otodidak

Cara menjadi seorang Desain grafis secara otodidak atau belajar mandiri~ versi guee, dibawah bakalan jabarin beberapa langkah secara sistematis biar teratur ya ga oke langsung ajaa.





1. Niat


Menurut gue dalam melakukan sesuatu hal harus diawali dengan niat, bener ga ? hal yang juga wajib bagi orang yang bener-bener ingin belajar desain grafis ini, apalagi otodidak ehehe. Buat kalian yang ingin menjadi seorang desain grafis profesional ini bakal jadi modal pertama kalian~


2. Harus Bisa gambar Manual ?
           
Ini pertanyaan yang biasanya banyak banget ditanyain khususnya oleh pribadi gue sendiri dan sempet bikin down karena gapunya basic jago gambar, sampe sekarang suka ada aja pertanyaan ini timbul, desain grafis harus bisa gambar kang?

Sebenernya menurut gue ini adalah nilai ++ buat orang yang dari awal emang jago gambar, tapi ini juga bukan patokan buat kalian yang kurang jago dalam hal menggambar.

Gapercaya ? kalian bisa liat desain grafis perusahaan gede yang skill gambarnya pas banget, intinya kita harus bisa kaya Pertamina –mulai dari 0 itu- iya itu wkwk. Actually gue pribadi gaterlalu jago untuk gambar manual, tetapi kita gue selalu perbarui itu dengan cara belajar gambar dengan motivasi semangART gitu ehehe.


3. Menguasai Software Pengolah Desain Grafis

Menguasai software desain adalah hal yang sangat penting banget, minimal tau dasar-dasar tools dan kegunaannya lah. Untuk seorang desainer grafis pemula minimal software yang harus dikuasai ada beberapa, yaitu Adobe Photoshop (pengolah gambar bitmap) dan Adobe Illustrator / CorelDRAW (pengolah gambar vector). Karena dengan menguasai kedua software itu kalian sudah bisa membuat kebutuhan desain grafis secara umum.

Untuk tutorialnya tersendiri dimana kang ? Channel Youtube rekomendasi gue 
- Coming soon channel ku-



4. Referensi Desain

Referensi ~ Langkah setelah menguasai software desain grafis maka hal yang harus dikembangkan lagi yaitu Sense of Design / selera desain kita. Maka dari itu kita harus memiliki referensi yang baik dalam membuat desain.


Misalkan seperti membuat pamflet/poster. Bagi desainer pemula yang belum memiliki referensi desain pasti akan kebingungan dengan konsep yang akan dibuatnya, hasilnya pun pasti bakalan flat dan tidak menarik untuk dilihat.

Beda halnya dengan desainer yang sudah memiliki referensi desain yang banyak sehingga sudah memiliki sense of art yang baik maka poster yang dibuatnya pun pasti akan bagus karena mereka mempunyai acuan dan selera yang sama dengan referensi yang mereka lihat.


situs-situs portfolio seperti:

·                     Behance
·                     Pinterest
·                     Instagram
·                     Issu
·                     Kreavi

5. Join Komunitas
Ilmu desain ga selalu mesti kita dapetin dari Pendidikan Formal, kita bisa juga dapetin ilmu desain ini dengan cara sharing atau join komunitas daerah kita~ dengan kita bergabung ke komunitas otomatis belajar akan lebih seneng dong, selain seneng koneksi & relasi juga nambah luas.. hal tersebut bisa kita manfaatkan untuk bikin iseng-iseng project ehehe.

Kabar baiknya untuk kalian orang Bogor, ada komunitas yang support kita buat sharing ilmu tentang Desain Grafis yaitu Bogrades.

Kenalan yaa sama Bogrades, merupakan komunitas yang menjadi wadah bagi para pelaku desain grafis di Kota Bogor untuk dapat bersilaturahmi dan berbagi ilmu serta pengalaman di dunia desain tentunya ~ ohiya Bogrades ini turunan dari komunitas Desain Grafis dari komunitas besar yaitu Indonesian Graphic Designers (IGD)

6. Konsisten

Tadi kan udh gue bahas tentang NIAT setelah itu kita mesti yang namanya konsisten untuk terus lanjut, gaada alesan apapun karena gaada yang Instan kaya emi, semua didunia ini perlu yang namanya proses ehehe~ kaya Mario Teluh aja.


Apalagi seperti yg kita tau perkembangan teknologi sangat pesat, kalian bisa dengan mudah mengakses tutorial desain grafis di youtube atau blog, tapi kalau tidak dibarengi dengan poin yang di atas tadi ya sama aja bo'ong.

mungkin segitu aja sharing dari gue semoga bermanfaat ya. Mohon maaf apabila salah ketik/ bahasanya gapada baku, semoga ini menjadi motivasi khususnya buat diri gue sendiri untuk selalu produktif, yee.



Keep Learning ~


Rizqi Muttaqin

Friday, October 5, 2018

Tips Logo Branding Jitu

Langkah dan Tips Mendesain Logo ~ mungkin untuk tema bahasan ini sudah banyak banget dibahas sama blog-blog gede maupun personal lainnya tapi disini gue bakal merangkum beberapa Tips dan Trik dari blog-blog gede itu ehehe, okee langsung saja dalam mendesain logo haruslah mempunyai ide konsep yang dapat menarik perhatian para customer dari target logo.

Disini gue bakalan jabarin beberapa tips dalam 1 postingan, so simak step by stepnya karena akan gue bahas secara akurat dan semoga jelas...

Pertama gue bakalan kasih sample logo commerce sederhana check it out.


Logo usaha bubur temen saya ~

dan ini adalah beberapa hal yang harus diketahui sebelum membuat Logo
1. Pelajari apa itu logo dan sebagai tujuan apa logo dibuat
Sebelum kita nge-desain logo hal pertama yang dilakuin itu riset, logo itu apa si, apa yang bakal di tonjolkan dalam logo dan tujuannya dibuat untuk apa. Logo bukan cuma tanda- sebuah logo yang baik menampilkan bentuk,warna, tulisan dan gambar yang sesuai.

2. Ketahui tujuan logo
Prinsip logo mudahnya itu ada 5 aspek : Sederhana, Mudah diingat, Bertahan lama, Logo harus serbaguna, dan yang tidak kalah penting Logo harus sesuai usaha/tujuannya logo tersebut dibuat.

3. Kenalan dengan jenis logo yang diinginkan
Design Brief, Bertanya ke klien atau gambaran awal tentang logo yang bakal kita buat.
Research,  Pelajari segala aspek proses ini ngebantu banget untuk pembuatan logo khususnya untuk logo yang ingin mempunyai makna yang dalem aseek.
Reference, Mencari inspirasi desain yang terkait dengan kebutuhan kita atau klien, serta melihat tren desain saat ini.
Conceptualization, Membuat sketsa dan mengembangkan logo referensi yang didapat dengan mengacu pada brief yang didapat dan penelitian yang telah Kita buat.
 Reflection, Kasih sentuhan akhir biasanya dikemas dengan mockup untuk meningkatkan nilai jual logo tersebut gituu.
Presentation, memilih beberapa pilihan desain untuk ditunjukkan kepada klien dan menjelaskan apa maksud dari desain tersebut, serta mendapatkan feedback(umpan balik) dari klien untuk melakukan perbaikan atau revisi sampai desain selesai.

Keep Learning ~


Rizqi Muttaqin